Skip to content

Please use this search facility to search all content found within the website:

108 results:

Panduan Operasional

Panduan Operasional

Panduan Operasional Kerangka Akuntabilitas dapat digunakan untuk mengatasi masalah deforestasi, konversi ekosistem, dan isu-isu hak asasi manusia dalam rantai pasokan.

Menggunakan Kerangka Akuntabilitas

Melihat cara perusahaan, lembaga keuangan, inisiatif pelaporan, atau kelompok industri menggunakan Kerangka Akuntabilitas.

Mengapa perlu menggunakan Kerangka Akuntabilitas?

Mengapa perlu menggunakan Kerangka Akuntabilitas?

Perusahaan dapat menggunakan Kerangka Akuntabilitas sebagai satu panduan terpadu untuk mengatasi deforestasi, konversi, dan pelanggaran HAM dalam rantai pasoknya.

Siapa penggunanya?

Siapa penggunanya?

Perusahaan dan organisasi di sektor pertanian dan kehutanan dapat menggunakan Kerangka Akuntabilitas untuk mewujudkan rantai pasok yang bertanggung jawab.

Tentang AFi

Tentang AFi

Accountability Framework initiative merupakan upaya bersama sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) guna mewujudkan rantai pasok yang etis untuk berbagai komoditas, misalnya daging sapi, kakao,…

Dampak untuk perusahaan

Dampak untuk perusahaan

Ratusan perusahaan telah menggunakan Kerangka Akuntabilitas untuk menetapkan atau memperkuat target rantai pasoknya yang etis, melakukan tindakan, dan melaporkan progres.

Dampak di wilayah tropis

Dampak di wilayah tropis

Produsen di wilayah tropis merupakan fondasi dari setiap rantai pasok etis.

Dampak

AFi mendukung beragam pemangku kepentingan untuk mencapai atau mewujudkan rantai pasok yang etis. Baca lebih lanjut mengenai dampak global kami di sini.

Dampak untuk inisiatif industri dan multipemangku kepentingan

Dampak untuk inisiatif industri dan multipemangku kepentingan

Asosiasi industri dan inisiatif multipemangku kepentingan memiliki peran penting dalam meningkatkan rantai pasok yang bertanggung jawab pada tingkat sektoral.

Dampak AFi

Dampak AFi

Upaya AFi memberikan pengetahuan yang diperlukan perusahaan dan pemangku kepentingan lainnya untuk mewujudkan rantai pasok yang etis di sektor kehutanan dan pertanian.